How I Manage My Money

background-balance-business-583846

Kali ini Aku bakal bahas tentang gimana caraku mengatur uang. Sedikit menjelaskan kondisiku dulu, tahun ini umurku 22 tahun dan sudah bekerja sejak 2 tahun lalu di sebuah kontraktor di Bandung.  Gajiku terbilang cukup dan selain sebagai pegawai tetap, dalam setahun Aku bisa mengambil beberapa job sebagai freelance estimator untuk pemasukan tambahan. Oh iya, Aku tinggal dirumah bersama kedua orang tuaku. Jadi sejak tulisan ini dibuat, Aku bukan anak kost ya~

Nah, dalam mengatur keuangan, Aku membaginya menjadi 4 point, yaitu:

  • Pengeluaran

Untuk pengeluaran, Aku menganggapnya sebagai uang yang pasti digunakan setiap bulannya untuk kebutuhan sehari-hari. Demi mendapatkan nilai tabungan yang besar, Aku harus menekan biaya pengeluaran namun harus tetap masuk akal.

Berikut ini adalah pengeluaranku setiap bulannya:

Bensin & Jajan = Rp 500.000 (1 Minggu Rp 100.000)

Pulsa = Rp 100.000

Kebutuhan bekal = Rp 150.000

Main = Rp 100.000

Total = Rp 850.000

Jarak antara rumahku ke kantor dalam sehari sekitar 35 Km dan Aku menggunakan motor MIO dengan bensin Pertalite atau kadang Pertamax (tergantung seberapa panjang antrian di pom bensin saat itu). Dengan kondisi seperti itu, Aku mengeluarkan uang Rp 60.000-an dalam seminggu, dan sisanya Aku gunakan untuk jajan. Namun, jika Aku ingin main dan makan enak di akhir minggu maka dalam sisa uang dalam anggaran mingguan yaitu Rp 40.000 itu tidak Aku gunakan sama sekali.

Tentunya, dengan membawa bekal makan siang dapat sangat menekan biaya pengeluaran tiap harinya, maka dari itu Aku menganggarkan Rp 150.000 dalam sebulan untuk sekedar membeli chicken nugget dan sosis (dengan harga paling murah tentunya), bumbu nasi goreng, telur, bubuk minuman coklat dan bubuk agar-agar. Untuk bekal makan siang ini, Aku selalu berprinsip makan siang harus enak dan kenyang. Jadi biar gak ada space di perut untuk jajan wkwkwk.

Nah pengeluaran paling penting adalah PULSA!. Karena Akutuh gabisa hidup tanpa kuota wkwkwk. Provider yang Aku gunakan adalah Tri dan sinyalnya untuk di kota-kota besar sudah menjangkau 4G. Biaya yang Aku keluarkan untuk pulsa terbilang murah, 38 GB kuota 4G cukup dengan Rp 100.000 aja!

  • Anggaran

Anggaran adalah uang yang Aku alokasikan untuk kebutuhan sehari-hari. Gak mesti setiap bulannya digunakan, hanya saja disiapkan jika memang benar-benar dibutuhkan.

Skin, body dan hair Care = Rp 250.000

Outfit (Tas, Baju atau Sepatu) = Rp 250.000

Motor = Rp 100.000

Travel = Rp 300.000

Kesehatan = Rp 250.000

Total = Rp 1.150.000

Karena bagiku merawat diri itu sangatlah penting, maka dari itu Aku menganggarkan Rp 250.000 setiap bulannya untuk kebutuhan skin care, body care ataupun hair care. Tentunya, gak setiap bulannya uang ini Aku gunakan, adakalanya Aku simpan terlebih dahulu dan baru membeli yang baru jika produk yang kumiliki sudah ada yang habis.

Sama dengan Skin, body dan hair Care, Aku pun menganggarkan Rp 250.000 untuk keperluan tas, baju atau sepatu. Sebenernya Aku jarang banget sih beli baju, sepatu ataupun tas. Hanya saja anggaran yang tersimpan ini akan sangat berguna jika tas, baju atau sepatu yang kumiliki sudah rusak.

Untuk point motor, Aku menganggarkan Rp 100.000 yang nantinya digunakan untuk kebutuhan pembayaran pajak STNK, perpanjang SIM ataupun servis. Aku dan motor MIO ini telah bersama sejak tahun 2010, sehingga Aku udah tau banget motor ini tuh gak perlu sering-sering di servis. Sehingga Aku asumsikan dengan Anggaran tersebut sudah sangat cukup.

Oh iya, karena dalam waktu dekat ataupun dalam beberapa tahun ke depan Aku tidak memiliki rencana untuk travelling ke luar negeri, sehingga Aku menganggarkan Rp 350.000 untuk kebutuhan travelling suatu hari nanti.

Terakhir, meskipun kantorku sudah mengcover asuransi swasta serta Aku memiliki BPJS, namun Aku merasa perlu untuk menyimpan dana pribadi dalam hal kesehatan. Maka dari itu, Aku menganggarkan Rp 250.000 perbulannya.

  • Kewajiban

Kewajiban adalah dana yang digunakan untuk kepentingan sosial atau sedekah dan zakat. Total biaya kepentingan sosial dan zakat yang Aku anggarkan adalah 10% dari total gaji bulanan yang Aku terima.

  • Tabungan

Tabungan adalah uang yang digunakan jika dalam keadaan darurat atau keperluan yang benar-benar penting. Namun peruntukkannya, masih Aku bagi-bagi, entah itu nantinya uang itu Aku gunakan untuk melanjutkan studi ke S2, menikah ataupun rumah. Yang jelas, Aku menabung terlebih dahulu sedari dini. Nah, total tabungan yang Aku simpan adalah sisa dari poin Pengeluaran, Anggaran dan Kewajiban.

Tiga Langkah Tambahan

Kalo tadi udah bahas tentang empat poin penting, nah kalo berikut ini merupakan tiga langkah tambahan yang biasa Aku terapkan dalam mengatur keuangan. Yaitu:

  1. Ketika udah gajian Aku langsung tarik tunai uang yang ada di point Pengeluaran, langsung membayarkan uang yang ada di point Kewajiban dan membiarkan uang yang ada di point Anggaran serta Tabungan di rekening.
  2. Aku menggunakan aplikasi Money Lover untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan sehari-hari. Aplikasi ini berbayar, kalo gasalah sekitar Rp 75.000 dan sudah ada di Appstore. Namun Aku gatau apakah aplikasi ini sudah ada di Android apa belum.
  3. Ketika mendapatkan uang dari bonus kerja ataupun fee sebagai freelance estimator, Aku membaginya kedalam bentuk persenan. 10% untuk makan enak dan traktir keluarga, 35% untuk travelling dan 55% untuk ditabung.

Tips!

Terakhir, berikut ini adalah tips untuk teman-teman dalam mengatur keuangan

  1. Tentukan prioritas dan buat list pengeluaran pokok, anggaran dan tabungan. Buat se-masuk akal mungkin, sehingga ketika kamu menjalankannya tidak merasa berat atau terbebani.
  2. Jika kamu memang into skin care atau make up banget, coba bikin list semua produk yang kamu gunakan, mulai dari harga, lama penggunaan dan expired datenya. Lalu hitung dalam setahun kamu mengeluarkan berapa. Jika lebih dari anggaran, tekan pengeluaran dengan menggunakan alternatif produk lain yang lebih murah dengan kualitas yang hampir sama atau kamu bisa menggunakan DIY product
  3. Jika masih kebingungan, dapat menggunakan skema seperti: 50% ditabung, 10% sedekah, 35% kebutuhan sehari-hari dan 5% main
  4. Jangan lupa catat semua pengeluaran dan pemasukan

Nah, itu dia caraku beserta tips-tipsnya. Semoga bisa memberikan inspirasi untuk teman-teman semua 😀

2 thoughts on “How I Manage My Money

  1. Des aku suka baca postingan di blog kamu. Terinspirasi banget gituu apalagi sekarang aku boros banget belanja skincare. Suka banget buat plan gini cuma entah kenapa susah banget diturutinnya. Thanks udah share, bisa aku contoh sih saran dari kamu

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s