Doakanlah, doakanlah

beautiful-blooming-bouquet-1083822

Beberapa hari yang lalu, Aku ngeliat ada temen yang ngepost tentang salah satu video di channel Menjadi Manusia. Ngeliat judul videonya yang “menarik” aja membuatku terpancing untuk nonton. Kalo kamu mau nonton juga, ini linknya (LINK)

2

Setelah nonton video ini, Aku pun merinding, takjub, salut dan terharu, Semua bercampur jadi satu. Perjalanan hidup dia yang semula menurutnya itu yang terbaik namun ternyata seiring berjalannya waktu, setelah melalui berbagai macam kebingungan dan rasa bimbang, akhirnya Ia menemukan tempat untuk kembali pulang, menjadi diri sendiri, berjuang dan lebih dekat dengan sang pencipta.

Satu poin yang sangat Aku ingat adalah dimana ketika Ia bertemu dengan teman lamanya beserta keluarga teman lamanya. Semula Ia kira mereka akan menghakimi karena penampilannya yang “berubah”. Namun tidak, mereka ternyata sangat terbuka menerima dia, merangkul dan pada akhirnya terketuklah hati untuk berubah.

Selain salut kepada sang pencerita di video tersebut, Aku pun salut dengan teman lamanya dan keluarga teman lamanya. Karena, dengan penampilan sang pencerita pada saat itu, bukankah dapat menjadi sasaran yang empuk untuk diceramahi, dihakimi dan hal-hal lainnya? Tapi kenyataannya mereka tidak.

Itulah yang membuatku tersadar, bahwa jika kita melihat seseorang yang berbeda dengan diri kita ataupun seseorang yang tidak sesuai dengan pemahaman tentang ilmu agama kita (yang padahal baru sekian), bukan berarti membuat kita merasa memiliki hak untuk menghakimi dengan dalih “Dia berbeda dengan pemahamanku yang sekarang”.

Karena, Apa kuasa kita untuk menghakimi? Memangnya kita siapa? Kita hanya manusia biasa. Kita tidak punya kemampuan untuk mengubah orang lain sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Tetapi, kita sebagai manusia, dapat berdoa kepada sang maha pencipta. Kenapa dengan doa? Karena tiada kekuatan yang maha dahsyat melebihi doa seorang hamba kepada Allah SWT.

Doakanlah agar orang-orang yang kita sayangi dan seluruh manusia di bumi ini selalu diberikan jalan oleh Allah untuk dimudahkan dalam menjemput hidayahNya, senantiasa disupport oleh orang-orang soleh dan solehah, diberikan jalan untuk senantiasa istiqomah dan terus semangat untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Diriku yang sekarang, mungkin adalah hasil dari doa-doa orang yang tidak Aku kenal. Begitupun dirimu.

Semua manusia pasti memiliki kesalahan dan mungkin mereka dalam perjalananannya masing-masing untuk berubah. Untuk itulah, simpan kalimat penghakimanmu, mulailah doakan sesamamu.

Doakan sesamamu, sebagaimana janji Allah dalam QS Ghafir [40]: 60 “…Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku -perkenankan bagimu…”.

Doakan sesamamu, sebagaimana apa yang telah Nabi Muhammad ajarkan.

Doakan sesamamu, sebagai upaya menghilangkan rasa sombong di dalam hati.

Doakan sesamamu, sebagai bentuk rasa sayang terhadap sesama saudaramu.

The New Serenity Prayer (1).png

The New Serenity Prayer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s