Jajan Tanpa Menggunakan Plastik

GVMI9807

Dalam memulai kehidupan yang penuh kesadaran yaitu mengurangi konsumsi plastik, yang paling banyak godaannya adalah dalam segi makanan. Apalagi yang doyan makan, beuh, bagian inilah yang paling sulit.

Tetapi namanya juga udah tekad, apalagi dibekali dengan prinsip hidupku yaitu “Harus menyelesaikan apa yang udah Kamu mulai” membuatku belajar untuk bagaimana caranya konsisten dengan keputusan hidup yang udah dibuat. Maka dari itu Aku mencari alternatif lain bagaimana caranya Aku tetap bisa jajan dan beli makan tanpa harus menggunakan plastik.

Tentunya, tidak semua hal bisa Aku beli lagi, terutama makanan dan minuman yang masih ada alternatif lain yang bisa dibeli tanpa menggunakan plastik, seperti mie instan, keripik kentang, snack ringan yang biasa ditemui di supermarket dan lainnya.

Sebagai contoh, ketika beberapa hari yang lalu ada pasar kaget yang selalu ada di setiap Minggu pagi. Karena Aku ingin jajan sesuatu, akhirnya Aku merencanakan makanan apa saja yang akan Aku beli disana dan membawa beberapa wadah makanan. (Seperti gambar di header)

Di Pasar Kaget, Aku membeli lumpia basah dan rujak cireng. Aku membeli semuanya tanpa menggunakan plastik sama sekali.

IZNW4391.JPG

Poin plus dari membawa wadah sendiri (yang tentunya sudah BPA free) yaitu:

  1. Mengurangi jumlah produksi sampah plastik. Karena sampah plastik dari segi konsumsi makanan adalah yang paling banyak, maka jika setiap membeli makanan tanpa menggunakan plastik, benar-benar akan menekan jumlah sampah yang diproduksi.
  2. Lebih praktis. Karena makanan dibungkus menggunakan wadah yang dibawa sendiri, lalu ketika akan dikonsumsi cukup menggunakan sendok dan makan langsung di wadah tersebut.
  3. Menghindari dari resiko berbahaya akibat plastik yang terkontaminasi langsung dengan makanan dalam keadaan panas. Karena faktanya makanan berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Environmental Health Perspectives, dijelaskan bahwa bahan kimia yang digunakan dalam plastik, seperti bisphenol A diglisidil eter (BADGE), benar-benar dapat menyebabkan sel-sel induk menjadi sel-sel lemak. Hal ini membuat metabolisme terprogram ulang sehingga memungkinkan untuk menyimpan lebih banyak kalori yang menyebabkan risiko obesitas. Oleh sebab itu, jika menggunakan wadah plastik secara terus menerus dan dalam jangka waktu lama, maka akan menyebabkan perubahan jaringan yang rentan terkena penyakit kanker, kemandulan, kerusakan genetik, kesalahan kromosom, keguguran, dan cacat lahir. (sumber: Hellosehat)

Nah itulah bagaimana Aku belajar mengurangi konsumsi plastik dari segi jajan-jajanan. Sebagai penutup sekaligus pelengkap, berikut ini beberapa jenis makanan dan minuman kesukaan yang berhasil menggunakan wadah sendiri sebagai pembungkusnya.

10

1

9

2

8

4

7

5

6

3

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s