Sebuah Dakwah

SMYH7313.JPG

Pada saat Aku masih kuliah tingkat 1 (sekitar tahun 2013), (saat itu pakaian sehari-hari yang Aku gunakan celana jeans, kaos dan kerudung yang lilit sana lilit sini). Saat itu, sedang mata kuliah Laboratorium Konstruksi dimana kita, para mahasiswa praktik di bengkel (sebut aja begitu), durasi mata kuliah Laboratorium Konstruksi ini 1 bulan, saat itu kebagian 2 minggu labkon batu dimana kita praktik bikin pasangan bata, plesteran dan acian serta 2 minggu kemudian praktik kayu yang kegiatannya bikin sambungan kayu, kusen dll.

Jujur, mata kuliah laboratorium konstruksi ini berat, apalagi buat cewe. Soalnya selama praktikum ga ada bedanya cowo dan cewe, semua sama. Sama-sama ngayak semen ke saringan dan ngaduk-ngaduk semen pake cangkul sampai jadi adonan yang pas buat masang dinding. Dari kegiatan laboratorium konstruksi yang begitu berat, Aku melihat salah seorang teman sekelasku, dia adalah Reina.

Saat itu, Aku heran aja melihat dia. Selama praktik yang beneran bikin cape dan beribet, dia tetep stick into what she wear, dia tetep pake rok dan kerudung panjang. Padahal menurut pandangan Aku pada saat itu, kerudung panjang dan rok lebar justru akan makin bikin ribet apalagi ketika harus praktik kaya “kuli” gini. Rok dan kerudungnya pasti klawar klewer kemana-mana, kena semen dan kena serbuk kayu, ah ribet pokonya.

Aku pun mendekati Reina dan bertanya

“Reina, kenapa praktik pake rok? Gak ribet apa? Mending pake wearpack, lebih enak. Daripada pake jas lab gitu. Ntar kotor loh”

Reina pun diam dan tersenyum. Beberapa saat kemudian dia menjawab

“Gak apa-apa mon, ntar juga kamu bakalan ngerti kok”

Dan ketika mendengar jawabannya, Aku pun terdiam. Saat itu Aku merasa jawabannya masih membuatku bertanya-tanya, tapi semua pertanyaan yang bermunculan itu, Aku simpan dulu.

A long story short, pertanyaan yang telah Aku simpan membuatku terus mencari-cari jawabannya, hingga pada awal tingkat 2 Aku merasa telah menemukan sebuah pilihan yang terus Aku jalankan hingga saat ini dan sekarang Aku benar-benar mengerti Apa maksud dari jawaban Reina yang pernah Aku tanyakan dulu.

Dari jawaban yang Reina berikan, mengandung unsur dakwah yang sederhana namun bermakna. Padahal, dia bisa saja menjawab dengan “nge-gas” ataupun dengan menasehati secara judgemental. Tapi dia tidak. Dia mengajak sekaligus memberikan ruang gerak bagiku untuk penasaran, mencari tahu, mempelajari dan memahami. Inilah dakwah yang sesungguhnya.

Karena, jika ada seseorang yang belum tau, pengetahuannya belum luas dan masih harus banyak belajar, bertanya pada seseorang yang Ia anggap tau namun jawaban yang diberikan justru terkesan menghakimi, merendahkan dan menggurui, maka dakwah itu tidak akan sampai. Yang ada malah orang yang dianggap tau itu terlalu ignorant & arrogant serta niat untuk belajar pun hilang serta berubah menjadi kebencian. Memang benar. Dakwah itu ada ilmunya. Seseorang yang sudah berilmu pun, perlu belajar bagaimana caranya berdakwah, bagaimana caranya merangkul semuanya tanpa mengkotak-kotakan, bagaimana caranya menekan ego (karena sudah tau ilmunya) tanpa terkesan menggurui.

Jadi, jika sampai saat ini ada yang melihat secara sebelah mata, menyalah artikan, memfitnah dan hal buruk lainnya pada agama kita, mungkin cara kita berdakwah masih salah. Mungkin apa yang kita kenakan sebagai identitas umat muslim ataupun hal yang kita lakukan selama ini tidak mengintprepertasikan Islam sesungguhnya atau mungkin saja kita terlalu bersikap judgemental, mengkotak-kotakan dan menyalah-nyalahkan orang lain. Jadi jangan heran jika sekarang, agama dijadikan objek paling mudah untuk memecah belah umatnya, sebagai ladang fitnah dan kericuhan. Mungkin karena ada dakwah yang tidak sampai dan tidak tepat sasaran.

Sekarang, bercermin dan merefleksikan diri adalah hal yang terpenting. Mengingat-ngingat kembali apakah kita telah berdakwah (mengajak) dan memperlakukan orang lain dengan benar?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s