Tentang 1 Juni

IMG_6300.JPG

Tanggal 1 Juni merupakan hari yang spesial untuk Indonesia. Mengapa demikian? karena sejak 2016 kemarin, pemerintah telah menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari pancasila. Dari berbagai alasan yang mendorong ditetapkannya 1 Juni sebagai hari pancasila, ada 1 alasan yang menarik yang Aku kutip dari sini.

“Yaitu Pak Presiden Jokowi tak hanya menginginkan Pancasila dikenang dan diperingati atau hanya dilestarikan, tetapi juga benar-benar menjadi realitas dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia di berbagai aspek kehidupan” -Pramono

Capture.PNG

By the way, disaat yang bertepatan atau hampir bertepatan dengan tanggal 1 Juni ini, lagi hangat-hangatnya nih kabar Pesulap yaitu Demian yang mengharumkan nama Indonesia di acara America’s Got Talent. Aku mendengar kabar tersebut saat tanggal 31 Mei dan Aku pun langsung menonton video penampilan Demian di Youtube. Saat itu viewersnya masih 300rb dan belum sebanyak sekarang.

Ketika Aku menyaksikan penampilannya, Aku begitu takjub dengan aksi yang dia berikan. Ia memainkan emosi penonton dengan sangat sempurna termasuk Aku sendiri, dan jujur Aku tidak terlalu peduli dengan trik yang Ia gunakan. Karena ya sulap itu untuk dinikmati tanpa perlu berpikir keras tentang trik yang performer gunakan.

Ketika Aku selesai menonton video tersebut, sangat disayangkan ketika Aku membaca comment sectionnya. Banyak dari saudara-saudara dari negara Indonesia yang malah spread hate comment. Ga 1 atau 2 orang, tapi banyak banget.

Ada yang membeberkan triknya

1

Ada yang komentarin istrinya

2.jpg

Ada yang… ya begitulah

3

Sebenarnya ga cuma kasus dari Demian aja, tetapi banyak juga kasus-kasus lain. Contohnya ketika Aku iseng-iseng buka profile instagram artis atau influencer mulai dari yang kontroversial hingga yang menginspirasi. But again, hate comment itu akan selalu ada dan rasanya ga tanggung-tanggung, sampai anak-anaknya pun kena imbasnya.

Tidak jarang, dari oknum-oknum yang memberikan hate comment membela diri dengan

“Ya kan mereka itu public figure, harusnya udah siap dong kalo ada komentar negatif. Itu kan resiko mereka”

“Aku kan hanya ingin memberi kritik dan saran aja. Emangnya ga boleh?”

Setiap membaca hate comment, entah itu comment section artis, public figure ataupun comment section video Demian di Youtube, Aku masih terus berpikir kok orang-orang sekarang tuh lebih berani ya untuk spread hate kaya gitu? Kok mereka bisa seberani itu ya? Apa mereka ga takut melukai hati si orang tersebut?

Mungkin dengan teknologi yang serba maju membuat kita menjadi mudah untuk melihat apa yang tidak bisa kita lihat sebelumnya, dan ketika kita melihat sesuatu yang menurut kita berbeda dari apa yang biasa kita lihat, rasa ketidaksukaan itu muncul. Ya mungkin saja. Tetapi seharusnya itu bukan jadi alasan juga sih.

If we always try to put in other shoes, kita pasti akan berpikir beratus-ratus kali untuk menuliskan hate comment. Karena ya… siapa sih manusia yang bahagia dan bersemangat untuk berkarya ketika ada orang lain yang begitu jeli untuk melihat cela kesalahan kita sehingga Ia bisa dengan mudahnya menghina dan mencaci?

Dan satu hal yang pasti dan membuatku sadar adalah krisis yang berbahaya yang dialami negara kita sebenarnya adalah bukan krisis bahan bakar ataupun bahan pangan, tetapi krisis rasa empati dan menghargai antar sesama.

Padahal rasa empati dan menghargai antar sesama sudah tersirat dan tersurat dalam Ketetapan MPR No.II/MPR/1978 tentang butir-butir pengamalan pancasila. By the way, sejak dulu, Aku selalu bangga dan takjubnya karena para pejuang terdahulu begitu memikirkan masa depan bangsa ini dan hal yang mereka lakukan adalah dengan merancang Pancasila sebagai ideologi dasar negara kita.

Para pejuang terdahulu sadar betul, bahwa rasa empati dan menghargai antar sesama itu sangatlah penting. Karena apabila suatu bangsa tidak memiliki rasa empati dan mengharga antar sesama, sudah pasti negara kita akan bercerai berai karena keegoisan setiap individu.

Last but not least, selamat hari 1 Juni. Selamat hari Pancasila.

Semoga keberanian yang selalu ada di dalam diri bangsa ini untuk mencaci orang lain digunakan untuk memberikan positif vibes untuk orang sekitar.

Spread Love, not hate!.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s